Laporan Pribadi Kegiatan KKNM Candrajaya

Fakultas Ilmu Budaya
Jurusan Sastra Inggris
Jatinangor
2013

logo

Pendahuluan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat jauh di luar kampus. KKN dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upayanya meningkatkan misi dan bobot pendidikan pada mahasiswa untuk mendapat nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi.

KKN ( Kuliah Kerja Nyata) dilaksanakan di masyarakat di luar kampus dengan tujuan untuk meningkatakan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan. Bagi mahasiswa kegiatan KKN merupakan pengalaman belajar baru yang tidak diperoleh di dalam kampus. Dengan selesainya KKN mahasiswa memiliki pengetahuan , kemampuan dan kesadaran baru tentang bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Secara sosiologis, interaksi sosial merupakan kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupnya. Sedangkan dalam psikologi, interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang menyangkut hubungan antarindividu, individu (seseorang) dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, yang membentuk suatu kehidupan bersama. Diperlukan beberapa syarat demi tercapainya suatu interaksi sosial, yaitu kontak sosial dan komunikasi sosial. Jika proses interaksi sosial tidak terjadi secara maksimal, maka dapat dipastikan adanya faktor-faktor penghambat maupun syarat-syarat demi tercapainya interaksi sosial yang tidak terlaksana.

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya manusia tidak dapat lepas dari hubungan antara satu dengan yang lainnya, ia akan selalu perlu mencari individu ataupun kelompok lain untuk dapat berinteraksi ataupun sekedar bertukar pikiran maupun pengalaman. Saling menghargai, menolong, pengakuan akan hak-hak tiap individu, munculnya simpati, empati dan kepedulian sosial serta segala bentuk tindakan sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah manifestasi dari suatu keinginan mulia untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut.

Institusi Pendidikan tinggi merupakan salah satu elemen Bangsa yang ikut serta bertanggungjawab dalam usaha pencapaian keinginan mulian tersebut.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat karena mahasiswa diberi kesempatan secara langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk mengaplikasikan segala bentuk pengetahuan yang telah diperoleh di perguruan tinggi. Serta sebagai ruang pembelajaran yang baru bagi mahasiswa untuk pengembangan dirinya.

Maksud dan Tujuan dari Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi strata satu di Universitas Padjajaran
  2. Sebagai implementasi dari Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan & Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat
  3. Memberikan pengalaman belajar bagi Mahasiswa tentang pembangunan masyarakat dan pengalaman kerja nyata
  4. Mendewasakan kepribadian Mahasiswa dan menambah wawasan
  5. Menumbuhkan motivasi pada diri sendiri lewat pengalaman belajar bersama masyarakat

Waktu dan lokasi KKNM bertempat di Kabupaten Majalengka, Kecamatan Sukahaji, Desa Candrajaya. Kegiatan KKNM tersebut berlangsung dari tanggal 15 Januari 2013 sampai dengan tanggal 14 Februari 2013.

Bahan Metode

1. Sasaran Pengajaran:
Siswa siswi SDN Candrajaya I & II Kelas 4

2. Jadwal dan tempat pelaksanaan :

  • Rabu, 23 Januari 2013 di SDN Candrajaya I
  • Jumat, 25 Januari 2013 di SDN Candrajaya II
  • Rabu, 30 Januari 2013 di SDN Candrajaya II
  • Jumat, 1 Februari 2013 di SDN Candrajaya I

3. Alat yang digunakan :

  • Ruangan kelas
  • Papan Tulis
  • Spidol
  • Meja dan kursi
  • Buku Teks Bahasa Inggris kelas IV
  • Kamus bahasa inggris-indonesia

4. Langkah – langkah yang dilakukan :

  • Melatih pelafalan abjad latin dalam bahasa inggris dengan lagu
  • Belajar menghitung sampai dua puluh dalam bahasa inggris
  • Menyanyikan lagu bahasa inggris tentang angka 1-10
  • Belajar mengingat bahasa inggris dari warna-warna dasar
  • Mengadakan kuis vocabulary dengan bantuan alat bantu kamus

5. Tujuan Pelaksanaan Kegiatan :

  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II dapat melafalkan abjad dalam bahasa inggris dengan bunyi yang tepat
  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II mendapatkan tambahan wawasan tentang kosakata bahasa inggris yang berkaitan dengan sekolah
  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II memiliki pengetahuan dasar akan angka, warna, binatang, dalam bahasa inggris

Pelaksanaan Kegiatan

1. Suasana Penyuluhan :

  • Kelas cukup kondusif dengan antusiasme dari siswa-siswi SDN Candrajaya I maupun SDN Candrajaya II
  • Suasana menjadi ramai saat diadakan kuis vocabulary

2. Respon Penyuluhan :

  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II sangat senang melafalkan abjad dalam bahasa inggris dengan nyanyian . Terlihat dari semangatnya siswa-siswi dalam mencari kosakata dari kamus Indonesia-inggris
  • Siswa dengan lancar mengikuti nyanyian bahasa inggris dan berusaha menghapalkan lalu menyanyikan nya sendiri tanpa bantuan kakak-kakak penyuluh

3. Hasil yang dicapai :

  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II dapat melafalkan abjad dalam bahasa inggris dan menghapalkan lagu tersebut
  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II mengetahui bahasa inggris dari angka 1-20 serta warna-warna dasar
  • Siswa-siswi mengetahui bahasa inggris dari barang-barang di dalam kelas mereka, serta ruangan-ruangan di sekolah
  • Siswa-siswi SDN Candrajaya I & II dapat melakukan pencarian kosakata dari kamus Indonesia-inggris dengan cepat dan tepat
  • Siswa-siswi dapat menyanyikan beberapa lagu berbahasa inggris

Pembahasan

Di era globalisasi sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa bahasa inggris sudah semakin mendunia, malah menjadi bahasa pertama di urutan internasional. Bukan hal yang luar biasa lagi bagi para siswa sejak dini sudah mempelajari bahasa inggris. Bahkan di beberapa keluarga, banyak orangtua yang sudah menerapkan bilingual di keluarga mereka sehingga anak-anak kecil sudah terbiasa dan beberapa bahkan fasih berbahasa inggris.

Namun demikian, fenomena ini tidak terjadi di desa Candrajaya. Wilayah yang terletak antara Bandung-Cirebon masih menganggap bahasa inggris sebagai hal yang sangat asing. Tapi sedikitnya ada secercah harapan dengan diterapkannya bahasa inggris sebagai salah satu mata pelajaran yang diujikan di SDN Candrajaya I dan II, dengan tenaga pengajar seorang guru bidang studi.

Terdapat beberapa masalah dalam proses belajar bahasa inggris di SDN Candrajaya, yaitu kurangnya kemampuan dan tenaga dari pengajar karena satu guru mengajar untuk 6 kelas, kurangnya media pengajaran yang dapat menarik minat anak-anak untuk belajar bahasa inggris, dan kamus yang dimiliki siswa tidak memadai serta bukan kamus yang tepat.

Beberapa masalah ini dapat diatasi dengan solusi berikut, masalah pertama mungkin dapat diselesaikan dengan pelatihan bagi para guru, atau guru bidang bahasa inggris dibiayai desa untuk mengikuti kursus/pelatihan sehingga kemampuan terus terasah untuk selanjutnya disalurkan kepada siswa. Perlu juga diadakan pencarian guru baru sehingga tidak hanya tersedia 1 guru untuk kapasitas 6 kelas. Ini berhubungan dengan pelajaran bahasa yang ideal adalah 1 guru berbanding dengan 10-15 murid saja agar pembelajaran berlangsung efektif.

Bahasa inggris masih dianggap sebagai suatu pelajaran yang sulit. Untuk mengubah mindset ini pada target pengajaran yang adalah anak-anak, metode yang dirasa paling tepat adalah pelajaran menggunakan lagu, film, dan buku bergambar bahasa inggris. Dengan sering mendendangkan lagu atau menonton film, anak akan cepat terbiasa mendengar dan melihat teks bahasa inggris.

Kamus menjadi salah satu aspek penting dalam pengajaran bahasa inggris yang perlu dimiliki oleh setiap murid dan guru. Kita tidak punya kewajiban untuk menghapal setiap kosakata bahasa asing, untuk itu perlu kamus sebagai alat bantu yang bisa digunakan sewaktu-waktu untuk mencari kosakata yang kita perlukan pada saat-saat tertentu. Kamus yang akan dipakai pun seharusnya yang memenuhi standar kamus lengkap yang mengacu pada kamus Oxford.

Penutup

Bila solusi-solusi di bagian pembahasan dilakukan dengan tepat, permasalahan yang ada dalam proses pengajaran bahasa inggris di SDN Candrajaya I dan II dapat teratasi. Tentunya diperlukan kerjasama di antara para guru, orangtua murid, para siswa, serta perangkat desa agar terwujud generasi Candrajaya yang semakin ahli dalam berbahasa asing khususnya bahasa inggris. Dengan tujuan mereka dapat mencapai kehidupan yang lebih baik dengan terus mengikuti perkembangan jaman dan pendidikan yang lebih baik, semoga juga dapat menyentuh kehidupan internasional.

Lampiran Kegiatan Pengajaran

Membaca puisi bahasa indonesia

3 pengajar untuk 1 kelas dengan 20 anak

Kelompok Pengajar

SDN Candrajaya II – Kelas IV

Mengajar Bahasa Inggris

SDN Candrajaya I – kelas IV

 

 

 

 

DSC02883

menyanyikan arah mata angin

 

selalu dijamu sebelum mengajar

sehabis bertemu teman-teman SD

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s